Aku dan Tuhan · Kisah

Dia yang Selalu Memperhatikanmu

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang..

Katanya kamu suka diperhatikan ya? Iya ada yang dari jauh selalu memperhatikanmu. Ia tahu dan paham betul apa yang kamu sukai dan juga yang tidak kamu sukai. Ia tak pernah bertanya kepadamu, tapi dengan mudah ia mengetahui semuanya. Maka dengan mudah pula ia menyusun rencana untuk memberikan apa yang kamu suka sebagai apresiasi untukmu, namun tak jarang ia ingin melihat reaksimu ketika ia berikan yang tidak kamu sukai.

Katanya kamu senang bila diperhatikan? Iyaa.. dia selalu memperhatikanmu. Walaupun tak pernah ia meninggalkan jejak. Tanpa ada likes, comment, reblog, disemua postingan media sosialmu, tapi dia selalu tahu bagaimana detailnya. Mungkin ia memasang fitur ‘get notification’ untuk setiap postinganmu, tapi rasanya ia tak perlu melakukan itu, entahlah. Atau mungkin, ia sebenarnya tak mempunyai akun media sosial sama sekali.

Selain itu, ketika dia memperhatikanmu, ia tak seperti kebanyakan orang lain yang mengatakan dengan lantang jika ia mengagumimu. Tapi tanpa kamu ketahui, ia selalu mengupayakan banyak kebaikan untukmu, yaa banyak sekali tanpa kamu tahu. Sampai mungkin ucapan terimakasih dan rasa syukur itu tak cukup untuk menggantikan semuanya.

Dan yang paling megesankan darinya untukmu yang katanya suka diperhatikan itu, ia tahu dan memahami bagaimana dirimu, dengan pola berpikirmu yang rumit itu, dengan perasaanmu yang selalu bercampur aduk itu, dan tindakanmu yang terkadang gegabah itu. Tanpa perlu membaca apa yang kamu tulis, tanpa perlu duduk di mejelis ilmu yang lamu juga berada di dalamnya, tanpa perlu bertanya kepada teman-teman terdekatmu, dan tanpa perlu bertukar pesan denganmu. Dan setelah mengetahui semua itu, mungkin ada banyak salah dan kurang yang ada padamu, tapi tak sedikitpun ia meninggalkanmu. Jangankan benar-benar pergi meninggalkan, berniatpun ia tak pernah lakukan.

Disaat-saat kamu sedih, kamu yang katanya suka diperhatikan ini, tanpa ditanya mengapa, ia mengetahuinya. Saat kamu bahagia, ia mengetahuinya, dan ikut tersenyum bahagia bersamamu. Saat kamu berpura-pura menutupi sesuatu, ia mengetahuinya tanpa terucap olehmu. Saat kamu kecewa, marah, atau bahkan putus asa, ia mengetahuinya. Dan bahkan apa yang kamu katakan atau lakukan dan tidak sesuai dengan apa yang ada di hatimu, ia pun mengetahuinya. Ia dengan mudah mengetahui segala yang kamu rasa tanpa kamu menunjukkannya.

Ia yang selalu hadir, selalun ada, dan selalu dekat denganmu, duhai kamu yang katanya senang diperhatikan. Namun sayangnya, seringkali saat kamu ingin diperhatikan, kamu mencari-cari yang lain selainnya. Padahal, akhirnya nanti, ia adalah muara segala-galanya, tempatmu berpulang selama-lamanya.

Untukmu yang katanya senang diperhatikan, apakah kamu masih berfikir ‘ia’ adalah bentuk personifikasi seseorang? Banyak-banyaklah beristighfar, Ia akan selalu mengampunimu, memelukmu, dan memberikan yang terbaik untukmu. Jika kamu percaya dan mendekat kepada-Nya. Yaa.. Ia-lah Allah, Tuhanmu yang Maha Baik, yang selalu memperhatikanmu, hamba-Nya yang banyak lalai.

Depok, 21 Agustus 2019

Menuliskannya saja aku sampai menangis terharu, ya Allah.. aku malušŸ˜­

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s